RedBull

RedBull Menghadapi Bencana Akibat Kepergian Newey, Emang Iya

RedBull Menghadapi Bencana Imbas Kepergian Adrian Newey Sang Desainer Andal Bagi Tim Yang Bermarkas Di Milton Keynes Ini Telah Terkonfirmasi. Perginya Newey dari RedBull telah di setujui yang menandai akhir dari era yang panjang dan produktif bagi desainer brilian ini di tim. Kepergian ini tentu telah lama di antisipasi. Yang mana spekulasi tentang kemungkinan langkah yang di ambil ini menjadi sorotan dalam lingup Formula 1 selama beberapa pekan. Meskipun pada awalnya Newey akan memiliki kebebasan untuk pindah ke tim lain dalam ajang balap pada musim depan.

Namun, RedBull dengan tegas menyampaikan peringatan untuk siap menghadapi tentang potensi bencana yang tak terduga yang akibat kepergiannya. Dalam pengumuman resmi yang di publikasikan pada Rabu pagi, 1 Mei 2024. RedBull dengan tegas mengatakan sang desainer akan meninggalkan posisinya pada awal tahun depan dalam tim juara dunia tersebut. Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak.

RedBull Harus Siap Menghadapi Bencana Jika Newey Berhasil Memakai Seragam Dari Tim Lain

Awalnya, pria berkebangsaan Inggris tersebut di kontrak oleh tim juara dunia ini hingga akhir tahun 2025. Kontrak tesebut lengkap dengan klausul tambahan non-competition yang berpotensi membuatnya tidak aktif selama periode setahun. Namun, dalam kesepakatan terbaru antara perwakilan hukumnya dan RedBull. Telah di sepakati untuk mengakhiri hubungan mereka lebih cepat. RedBull sendiri memberitakan bahwa kontrak Adrian akan selesai pada kuartal pertama tahun 2025.

Serta terhitung mulai Maret, Newey akan memiliki kebebasan untuk berlabuh di tim lain. Tentu saja, RedBull Harus Siap Menghadapi Bencana Jika Newey Berhasil Memakai Seragam Dari Tim Lain. Ketertarikan tim lain terhadap Newey tentu tidak bisa di abaikan begitu saja. Terpantau tim besar seperti Ferrari dan Aston Martin di ketahui telah melakukan upaya penawaran yang menarik untuk mendapatkan keahliannya.

Proses Negosiasi Akan Berjalan Terus

Meskipun belum terlihat hasil yang di dapat dari kesepakatan tersebut, namun Proses Negosiasi Akan Berjalan Terus. Upaya personal dari Vasseur untuk meyakinkan Newey bergabung dengan Ferarri tentu dengan harapan dapat menyambut kedatangan Hamilton di tim kuda jingkrak tahun depan. Walaupun waktu di mana Newey akan bekerja di tim lain tidak sesuai dengan awal era aturan mobil baru pada tahun 2026.

Namun, ia percaya masih ada waktu yang cukup untuk dapat merasakan pengaruh dan potensi yang akan ia berikan perubahan Formula 1 era baru. Reaksi dari rival RedBull tersebut menunjukkan kejutan mereka bahwa pintu telah terbuka bagi Newey untuk bergabung lebih awal. Tentu saja hal ini memberikan keuntungan yang signifikan bagi tim yang berhasil mendapatkan layanannya untuk menghadapi musim 2026.

Gejolak Awal Kepergian Newey Dari RedBull

Gejolak Awal Kepergian Newey Dari RedBull bermula karena persaingan kekuasaan di dalam tim. Dinamika ini awalnya di picu oleh keluhan dari seorang karyawan perempuan mengenai perilaku tidak pantas yang di lakukan oleh Horner. Yang mana selanjutnya berkembang menjadi konflik internal yang melibatkan para perjabat dari Austria dan pemilik di Thailand.

Meskipun Horner telah berusaha untuk mengatasi situasi di dalam tim, namun kepergian desainer ini menjadi contoh akan kekhawatiran terhadap potensi pergolakan selanjutnya di masa depan. Tak sedikit penggemar yang mengatakan bahwa RedBull harus siap menghadapi badai bencana baik itu yang terkait maupun yang tidak terkait dengan Newey.